banner 728x250

Asyik Bukan Main, SMK Sadar Wisata Ruteng Ternyata Punya Laksaan Ini Bikin BKN Buat Tes Profiling ASNnya di Sini

rR
banner 120x600
banner 468x60

Foto: Kepsek SMK Sadar Wisata Ruteng, Wihelmus Bastian, S.Tr., Pr (kanan) bersama Kepala BKSDMD Kabupaten Manggarai (kiri)

Ruteng, nttupdate.com. Tidak tanggung-tanggung bak jutaan gajah menggulingratakan gunung Anak Ranaka ke pusaran dasar laut Sawu. Mustahil bagi manusia, mungkin bagi Tuhan.

banner 325x300

Barangkali demikian ekspresi keastagaan yang perlu disematkan ke sekolah itu karena ada yang unik bukan main begitu. Apa itu kira-kira? Penasaran Anda tentu. 

Oh iya, sekolah itu ternyata sekali memiliki 180 unit komputer dan 4 lab yang ready. Komputer itu terhubung ke internet.

Tentu rasa ingin tahu berikut. Berapa sih jumlah peserta didik di sekolah itu? Menjawab ini, Kepsek Wihelmus Bastin, S.Tr., Pr bilang sebanyak 2.315 orang. Of course, itu jumlah tidak sedikit. Banyak betul peminatnya.

Bagaimana dengan Pembelajaran di Sekolah Itu?

Tes profiling itu, kata Kep Wihelm, tiga hari anak-anak diliburkan karena bertepatan dengan HUT PGRI dan HGN kemudian dilanjutkan dengan giat Rencana Kerja Tahunan (RKT) pada Kamis, 27 November 2025. RKT ini harus disusun bersama oleh para guru. Untuk HGN dan PGRI 2025, kami menyumbang 160 siswa-siswi khusus joinan pentas drum band di natas labar Motang Rua, lapornya.

Karena laksaan komputer itu, BKN kemudian melirik SMK Sadar Wisata untuk menjadi lokus tes profiling ASN 2025. Bukan hanya ASN di Kabupaten Manggarai mulai dari Eselon IV hingga Eselon II B itu tetapi juga rencananya ASN dari  Kabupaten Manggarai Timur pun menggelar ujian di sekolah itu. Itu tadi pertimbangannya karena fasilitas komputer yang memadai. Belum lagi orang BKN bisa tidur dalam karena Sadar Wisata Ruteng punya hotel sendiri di kompleks sekolah itu.

Komentar Kaban BKSDMD.

Maksimilianus Tarsi, Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Daerah (BKSDMD) Kabupaten Manggarai, Selasa, 25 November 2025 di ruangan Kepsek Wihelmus menyampaikan, ASN yang tidak boleh mengikuti tes kecuali yang tinggal dua tahun lagi pensiun. Peserta yang ikut sebanyak 439 orang. Sesi pertama yang tidak ikut 4 orang dan 1 orang yang sedang sakit.

Yang mengikuti tes, tambahnya, pejabat fungsional dan struktur Va – II B. Ujiannya bersistim sesi. Sesi 1 sebanyak 126 orang, sesi 2 sebanyak 160 orang. Jika tidak mengikuti ujian tidak tercover dalam data BKN. Mengenai soal tes itu berkaitan dengan tugas peserta. Misalnya, bila bekerja di Dinas Pariwisata, maka soalnya juga demikian. Intinya, beban soal sesuai tugas mereka. Artinya, jenis soalnya disesuaikan dengan pekerjaan seseorang. Per peserta jumlah soalnya sebanyak 773 dengan durasi waktu 4 jam. 

Dirinya menambahkan, untuk tahun 2025, program ini sifatnya gratisan tetapi tahun depan no. Kalau mengenai kepanitian, dari BKN itu dan panitia daerahnya dari BKSDMD, Perhubungan, dan Pol PP dan Damkar. 

Yang Tidak Ikut Nasibnya Gimana?

Sempat ditanyakan awak media terkait yang tidak ikut tes. Nah, jawaban Kaban Tarsi, bila ndak ikut nanti kami diskusikan dengan BKN. Ditemukan pula ada ASN yang ikut menjawab soal tetapi tidak mengklik kolom selesai di komputer bahwa yang bersangkutan telah menunaikan pekerjaannya menjawab semua pertanyaan. Secara fisik hadir dalam ruangan tetapi tidak disertakan dengan klik selesai, ini pula yang bikin kami migren dan akan dikonsul ke BKN mengenai keis ini, jelas Kaban Maksi menutupi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *