Keterangan gambar: Dewan Klemens (kanan) pose dengan AHY
Ruteng, nttupdate.com. Berbeda dengan Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Peos dari PDI Perjuangan yang menolak Pilbup dipilih DPRD, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Manggarai, Klemens Malis dari Partai Demokrat justru mengamini Pilbup dipilih oleh DPRD.
Di kediamannya, Dewan Klemens, Rabu, 21 Januari 2026 menegaskan, sebaiknya Pilbup dipilih Dewan. Itu dalam rangka menghemat biaya. Pemilihan oleh rakyat memakan biaya besar.
Ada yang mengatakan, serangan fajar ditujukan ke DPRD, yah itu kan asumsi orang saja. DPRD Kabupaten hanya tahu memilih saja. Apa perintah pusat, itu yang dilakukan.
Soal wacana itu memang, tambahnya, yah masih berproses dan belum tentu jadi dan prinsipnya menanti saja. Kalau pribadi saya, bagus juga dipilih Dewan dalam hal menekan biaya. Kita menunggu saja keputusan pusat.
Tesis Paul Peos, dengan tegas mengatakan, pihaknya tentu sesuai dengan perintah partai dari Jakarta.
Sementara, Dewan Dedy Ongkor dari Partai Demokrat menjelaskan, soal dipilih DPRD, prinsipnya menunggu keputusan pusat. Bagaimana hasilnya kelak, yah bersabar saja lagian ini masih wacana juga.
















