El Asamau Minta Didoakan

Ilustrasi by NTT UPDATE

KUPANG – El Asamau, pasien pertama positif virus Corona (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengumumkan statusnya sebagai pasien perdana suspect covid-19 di provinsi ini lewat Channel YouTube pribadinya, Jumat (10/4) beberapa waktu lalu, pasca ia diberitahukan tim dokter RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang.

Dalam narasi video berdurasi 18.42 menit itu, El Asamau meminta masyarakat NTT untuk mendukung dan mendoakannya agar cepat pulih dari virus corona. Dia juga menceritakan kronologi hingga ia bisa terpapar virus Corona. Hingga kini ia tengah mendapat perawatan medis di RSUD W.Z Yohanes Kupang.

“Saya mohon dukungan doa dari semua keluarga, teman yang nonton video ini, tolong dukung penderita atau suspect covid-19. Karena apa, dukungan itu penting sekali,” kata El melalui video tersebut.

Pria yang bekerja sebagai ASN pada Dinas Perhubungan Kabupaten Alor ini juga meminta dukungan doa dari masyarakat agar para medis yang merawatnya bisa bekerja maksimal dalam proses pemulihan kesembuhannya.

“Jangan sekedar telepon tanya sakit apa, rasa apa, karena teman-teman para medis ini sudah cukup baik terlatih untuk menangani para pasien. Ketika teman-teman mau menunjukan simpati atau rasa sayang, jangan tanya kondisi saya. Saya baik-baik saja. Rasa meriang tapi ini sudah dari Alor waktu dua bulan yang lalu ini masih terbawa terus. Saya sehat-sehat saja. Tolong jangan tanya bagaimana kondisi saya karena saya baik-baik saja,” ungkap Alumnus Magister Jurusan Kebijakan Publik di American University itu.

El Asamau meminta keluarga dan sahabatnya untuk tetap memberikan support padanya. Ia berharap keluarga dan sahabat memberikan motivasi dan kata penguatan agar ia tetap teguh menjalankan proses perawatan medis.

Melalui pertolongan Tuhan Yesus, El yakin ia pasti sembuh dari virus corona. Kalau sembuh, ia akan menjadi contoh sekaligus menjadi motivator yang baik bagi para pasien lain untuk tetap percaya pada kesembuhan mereka.

“Kalau mau kontak saya, tolong berikan kata-kata yang memotifasi saya, setidaknya saya bisa requet  hal-hal apa yang menjadi kesan positif, yang baik dari saya selama ini untuk teman-teman, kenalan semua sehingga saya termotifasi untuk bisa sembuh. Dengan imun yang baik, makan yang baik, saya bisa pulih dan ini menjadi pertimbangan untuk (pasien covid-19) yang lain juga,” katanya optimis.

Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan rekan-rekannya yang sudah menelpon dia sejak pagi tadi hanya ingin menanyakan kabar. El juga tidak tahu entah siapa yang membocorkan informasi bahwa dirinya sudah di isolasi di RSUD Prof. Dr. Johanes Kupang.

El mengucap syukur, peristiwa ini Tuhan izinkan terjadi dalam hidupnya. Dirinya kembali berpesan kepada semua masyarakat NTT untuk tetap waspada dan mengikuti semua anjuran pemerintah. Karena virus corona ini dapat menyerang semua orang dalam waktu sekejap tanpa kita sadari.

 “Saya mohon sekali, tolong kasih support saya, kasih yang humor sehingga kami bisa cepat pulih. Mohon doanya juga, tolong mendukung, tetap waspada di manapun karena saya tidak pernah menyangka bahwa ini akan terjadi di diri saya. Tuhan Yesus luar biasa baik sekali dan saya mengetahui hasilnya walaupun terlambat dan bisa mendapat penanganan (medis),” katanya, menambahkan.

Mahasiswa S3 Amerika Serikat itu lalu menghimbau masyarakat untuk tidak menghakimi dirinya maupun pasien covid-19 yang lain. Karena hal itu justru akan membuat pasien stress dan tidak konsentrasi menjalankan proses pemulihan kesembuhannya.

“Sekarang saya lagi di isolasi. Saya akan tetap menunggu hasil sambil melakukan beberapa aktifitas. Saya akan berkomunikasi dengan teman-teman semua juga tetapi tolong jangan menghakimi, tidak, tetapi tolong jangan menanyakan hal-hal yang membuat saya akan berpikir dan saya akan stres termasuk keluarga saya. Tolong dukungannya, sekali lagi saya minta berikanlah hal-hal yang menjadi kesan baik untuk saya. Semoga kondisi seperti ini menjadi pelajaran untuk semua,” pintah El.

El juga berpesan kepada semua pihak atau rekan-rekannya yang sempat melakukan kontak langsung dengannya agar bisa mengisolasi diri di rumah selama 14 hari. Bila ada gejala-gejala yang menjurus pada covid-19 segera melapor ke Satgas atau Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan layanan medis. *(dm/tribuanapos.net –Grup NTT UPDATE).

Leader Ismail Wolwal

Add comment

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

ADVERTISEMENT

 

UPDATE DESIGN

IKLAN NATAL

FOTO STUDIO – UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN PHOTOGRAPHY

Visitor




Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.