El Asamau Salurkan Bantuan Sembako dan APD

KUPANG – El Asamau, mantan pasien Coronavirus Disease (Covid-19) pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan Sembako dan Alat Perlindungan Diri (APD). Bantuan Sembako tersebut dihimpun dari Yayasan Dolo Koyakoya yang dibentuk El Asamau sebelum ia dinyatakan sebagai pasien suspect Covid-19 pertama di NTT.

Bantuan Sembako tersebut disalurkan kepada keluarga pasien positf Covid-19 di Kota Kupang, Jumat (15/05/2020). Sementara bantuan APD disalurkan ke RSUD Prof. W.Z Yohannes Kupang pada (09/04/2020) lalu dan disalurkan juga ke RSUD Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis, (14/05/2020).

Bantuan APD bagi tenaga medis, dihimpun El Asamau melalui grup Mata Garuda, sebuah grup alumni bagi penerima beasiswa LPDP di NTT yang diketuai El Asamau.

“Serahkan APD ke RSUD W.Z Yohanes Kupang pada tanggal 9 April 2020, saat saya masuk di Rumah Sakit. Dan penyerahan APD terakhir itu Hari Kamis tanggal 14 Mei, kami kirim ke Labuan Bajo. Lalu untuk Sembako itu (penyalurannya) hari Jumat kemarin (15/05/2020). Penyerahan bantuan APD selanjutnya pada Kamis (14/05/2020) sore kita ke RSUD W.Z Yohanes Kupang serahkan APD, dan hari jumat (15/05/2020) pagi, saya ke Lokasi keluarga pasien untuk serahkan Sembako. Dan kita bantu sampai di SoE, di Sikka. Jadi kalau pasien di luar (Kupang) kalau mereka menghubungi, kita bantu,” ujar El Asamau kepada NTT UPDATE via telepon, Minggu (17/05/2020) malam.

“Kalau sembako itu inisiatif pribadi saya dan keluarga, karena pengalaman waktu kita diisolasi di Rumah Sakit, keluarga di rumah tidak bisa kemana-mana, nah saya kan dikasih makan 3 kali 24 jam. Tapi kalau keluarga yang di rumah kan tidak ada yang kasih makan, sedangkan mereka tidak bisa kemana-mana,” sambungnya.

El yang juga penerima beasiswa LPDP lulusan Magister Kebijakan Publik di American University itu mengisahkan, penyaluran APD kepada para tenaga medis yang berjuang di garda depan melawan wabah Covid-19 itu sebagi bentuk kepedulian sosial dalam menghadapi pandemi global ini.

Kapasistasnya sebagai ketua alumni Mata Garuda, El pun telah membentuk tim tanggap Covid-19 di NTT sebelum ia dinyatakan positif Virus Corona pada 9 April 2020 lalu.

“Waktu tanggal 9 April saya ke RSUD untuk ambil SWAB tenggorokan, ternyata saya langsung isolasi, saat itu pas kita punya paket bantuan (APD) dari Jakarta juga tiba, jadi anggap saja saya yang pakai. Perawat pakai untuk perawatan saya di dalam Rumah Sakit. Dan saya juga sempat bertanya ke Perawat, ini APD pakai berapa kali, perawat bilang ini sekali pakai langsung selesai. Saya bilang berarti ini butuh banyak ni. Jadi dengan teman-teman mata garuda NTT kita sepakat untuk cari tambah lagi APD. Bersyukurnya di Mata Garuda pusat ada jadi kita minta untuk kirim ke NTT. Jadi kita yang tanggung biaya kirim sehingga kita kirim lagi kedua kali, dan baru tiba di Kupang hari kamis dan itu yang kita serahkan ke RSUD Kupang dan juga dikirim ke RSUD Labuan Bajo. Kita mata Garuda kirim tiga kali saja,” kisah El, PNS yang kini bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Alor itu.

Mencermati makin meningkatnya kasus positi Covid-19 di NTT, mantan pasien suspect Corona pertama di NTT ini pun berharap agar masyarakat selalu mengikuti himbauan pemerintah.

“Saya akhir-akhir ini lihat perkembangan bahwa Pemerintah sduah mulai minta masyarakat untuk berdamai dengan virus ini, dimana provinsi NTT sudah mulai anjurkan PNS untuk bekerja, di pusat juga seperti itu, mau tidak mau kita sebagai masyarakat harus siap. Ini untuk keselamatan kita masing-masing, bebas beraktivitas bukan berarti bebas melakukan apa saja, tapi harus diperhatikan bahwa kita masih dalam suasana pencegahan virus ini, sehingga anjuran pemerintah wajib dilakukan,” tutup El. *(Leader Ismail)

Dok Pribadi El Asamau untuk NTT UPDAT

Leader Ismail Wolwal

Add comment

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

ADVERTISEMENT

 

UPDATE DESIGN

IKLAN NATAL

FOTO STUDIO – UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN PHOTOGRAPHY

Visitor




Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.