Keluarga Alor-Kupang Kucurkan Bantuan 3 Ton Beras Untuk Mahasiswa

Penyaluran Bantuan dari IKKA Kupang Kepada Mahasiswa Alor di Kupang (Foto: Erwin Steven Padademang)

KUPANG – Kepedulian terhadap terdampak virus corona alias Covid-19 secara ekonomi terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dilakukan Ikatan Keluarga Kepulauan Alor (IKKA) di Kupang.

Paguyuban Alor-Kupang dibawah Pembina Brogjen Polisi Drs Jhoni Asadoma ini mengkucurkan sebanyak 3 ton Beras untuk disalurkan kepada mahasiswa Alor di Kupang yang tinggal di kos-kosan.

Koordinator Distribusi Bantuan, Erwin Steven Padademang mengatakan bantuan  tersebut diprioritaskan kepada 517 mahasiswa Alor di Kupang, hal ini merupakan bentuk solidaritas sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dimana situasi para mahasiswa di kos-kosan sangat rentan,  bahkan secara ekonomi mereka sedang menghadapi kesulitan.

“Tentunya dalam situasi pandemi covid 19 bisa kita pastikan bahwa banyak orang tua dari adik adik mahasiswa kita mengalami kesulitan secara ekonomi, ditambah lagi dengan situasi dimana pemeritah telah membatasi transportasi baik darat,laut dan udara, sehingga tidak memungkinkan bagi adik-adik kita untuk pulang ke Alor. Dan siapa lagi yang peduli dengan kondisi mereka kalau bukan kita”, ujar Erwin usai melakukan distribusi beras di Kelurahan Oesapa, Kamis (14/05/2020).

Aktivis asal Wolwal-Alor di Kupang ini merincikan, beras yang dibagikan itu setiap mendapat 5 kilogram, bantuan tersebut  langsung diberikan kepada koordinator wilayah dan dibagikan kepada penerima yang namanya sudah terdata.

Dia menambahkan, pendistribusian beras dilakukan hingga kamis malam dan dilanjutkan lagi, Jumat (15/05/2020) dengan titik lokasi pembagian di Kelurahan Kayu Putih, Sikumana, Naikolan dan beberapa tempat lainnya sesuai dengan jumlah dan alamat mahasiswa yang sudah terdata.

Erwin juga mengatakan, akan dibuka posko pengaduan bagi semua  mahasiswa Alor di Kota Kupang yang tidak mendapat bagian dalam pendistribusian beras.  

“Adik-adik mahasiswa Alor di kupang yang belum terdata untuk mendapatkan beras bisa datang lansung ke sekretariat di Jln R.W Mongensidi 3 Fatululi tepatnya di samping rumah makan Aroma,” sambung Erwin.

Pantauan Wartawan, Pembina IKKA Brigjen Polisi Drs Jhoni Asadoma turut hadir di lokasi distribusi Kelurahan Oesapa dan langsung memberikan arahan kepada mahasiswa. Ia mengatakan, melihat kondisi saat ini positif Covid di NTT trend meningkat, sehingga setiap orang harus mematuhi protocol kesehatan.

“Sebagai pembina IKKA atau juga orang tua, sekaligus Anggota Polri saya tegaskan agar para mahasiswa harus patuhi  himbauan pemerintah, protokoler Covid. Jangan anggap remeh dan jagan main main dengan penyakit ini, Kemarin kita santai-santai, sekarang grafik di NTT semakin meningkat”, tegas Wakapolda NTT ini.

Usai memberi bantuan beras di kompleks sambolo, kelurahan Oesapa, Jhoni Asadoma turut mengatar sisa bantuan ke Asrama Pemda Alor di kelurahan Lasiana.

Dalam kesemptan yang sama, Anggota DPRD NTT, Gabriel Beri Binna mengatakan, Virus ini tidak saja berbahaya tapi sangat berbahaya, semula orang berfikir bahwa virus itu hanya menyerang sistem pernapasan, ternyata tidak dan lebih dari itu. Menurutnya, dari hasil studi terakhir, ketika penyakit  itu meyerang seseorang darahnya jadi kental maka banyak alteri yang  tidak bisa dialiri darah.

“Kondisi ini sangat berbahaya adik adik, Amerika, Eropa dan beberpa negara hebat saja itu banyak yang meninggal. Dan sejauh ini jumlah yang meninggal di selurah dunia sudah mencapai lebih dari 250 000 lebih jiwa”, ujar politisi Gerindra itu.

Sementara Ketua IKKA, Robet Lambila mengatakan ia mengapresiasi para pengrus dan relawan keluarga bersar  Alor di Kupang atas kerja kerasnya untuk aksi kemanusian ini.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua, sahabat pemerhati yang sudah berikan bantuanya baik bersifat materi maupun tenaga untuk menanggulangi keadaan para mahasiswa yang tinggal di Kos-kosan, sebab baginya mahasiswa mahasiswa ini juga sedang mengalami kondisi ekonomi yang sulit.

“Apresiasi buat teman-teman pengurus dan para relawan yang bekrja keras, terutama teman teman Pemuda Alor yang di kupang, tanpa lelah, dan selalu memberi waktu untuk aksi ini. dan tak lupa buat para orang tua yang turut menyumbang sehingga anak-anak dan adik-adik kita bisa terlayani”, ucap Robert.

Robert berpesan agar para mahasiswa dapat menjaga diri, hindari kerumunan, dan selalu menjaga kesehatan, terutama budaya anak anak kos yang biasanya bergadang hingga larut malam.

Turut hadir dalam distribusi beras, perwakilan orang tua dan senior Alor yang berada di Kota Kupang. *(Leader Ismail).

Leader Ismail Wolwal

Add comment

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

ADVERTISEMENT

 

UPDATE DESIGN

IKLAN NATAL

FOTO STUDIO – UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN PHOTOGRAPHY

Visitor




Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.