Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kapal Milik Pemkab Alor yang Tenggelam


Bangkai KM Nusa Kenari II Milik Pemkab Alor yang Tenggelam di perairan tanjung Margeta Alor

KALABAHI – Polair Polda NTT akhirnya menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus tenggelamnya KM. Nusa Kenari II di perairan tanjung Margeta, Alor, Sabtu (15/6/2019) lalu. Polisi menetapkan satu orang tersangka yakni nahkoda berinisial PP alias Son setelah melakukan gelar perkara.

Peristiwa sadis tenggelamnya Kapal milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor yang tak mengantongi izin melakukan penyeberangan itu mengakibatkan 7 korban meninggal dunia.

Suasana Jumpa pers Penetapan tersangka di Mapolres Alor, Kamis (1/8/2019) pagi

“Setelah gelar perkara bersama Satreskrim Polres Alor, kami menetapkan 1 orang tersangka berinisial PP yang juga adalah nahkoda KM Nusa Kenari II karena tersangkalah yang paling bertanggungjawab penuh atas kecelakaan tersebut. Dari penyidikan kami ini juga, sesuai pasal yang dilanggar, sampai saat ini belum kami temukan tersangka baru yang turut bertanggungjawab langsung terhadap kejadian ini,” ujar Kasi Sidik Subditgakkum Ditpolairud Polda NTT, AKP. Andi Rahmat, S.I.K saat menggelar jumpa pers di Aula Adya Daksa Mapolres Alor di Kalabahi, Kamis (1/8/2019) pagi.

Dikatakan AKP. Andi, faktor penyebab terjadinya kecelakaan ini karena muatan melebihi kapasitas serta terjadi kerusakan mesin pemompa air sehingga air yang masuk kedalam kapal tidak bisa terkuras. “Selain gelombang yang memang tinggi disekitar lokasi kejadian, kondisi yang gelap karena malam turut memperbesar peluang terjadinya musibah,” sambungnya.

Atas kejadian ini, tersangka diduga melanggar pasal 323 Ayat (3) Undang-undang 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, dengan ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara dan Denda Rp.1.500.000.000-, ( Satu Milyar Lima Ratus Juta).

“Perkara Tindak Pidana Pelayaran dengan tersangka PP telah dinyatakan lengkap ( P.21) oleh Surat Kajati NTT Nomor : B-1481/N.3.4/Eku.1/07/2019, tanggal 18 Juli 2019. Secepatnya akan dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejati NTT u.p Kajari Alor,” ungkap AKP Andi.

Atas tragedi yang dialami kapal naas ini, Polisi juga mengingatkan kepada para nahkoda, Dinas Perhubungan Alor dan KSOP Kalabahi agar mematuhi aturan pelayaran yang ada.

“Untuk menghindari musibah seperti ini terulang kembali kami perlu tekankan agar faktor keselamatan harus diperhatikan. Ini kadang terlupakan,” tegas AKP Andi. *(Pepenk).

Leader Ismail Wolwal

Add comment

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Foto Studio : 081239777843

UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN

FOTO STUDIO – UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN PHOTOGRAPHY

Visitor




Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.