Foto: Dedy Ongkor anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Partai Demokrat
Ruteng, nttupdate.com. Ini riskan dan karenanya segera mengambil tindakan cepat, ucap anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Dedy Ongkor dari Partai Demokrat kepada media ini di Ruteng, Selasa, 2 Desember 2025 terkait server SIAK di Disdukcapil yang terkena sambaran petir pada Senin siang, 1 Desember 2025.
Kalau bisa sebelum server lama diperbaiki, tambahnya, sebisa mungkin mendatangkan server baru saja kalaupun harga per unitnya mencapai Rp170 juta. Tidak apa-apa!
Selain pengadaan baru, yah tambahnya, harus ada server cadangan mengingat Flores khususnya Ruteng adalah daerah yang punya potensi petir terutama di musim hujan.
Menjawabi ketiadaan dana ini, kalau ada dana tanggap darurat dipakai sajalah. Siapkan anggaran kalau bisa besarannya mencapai Rp500-600 juta. Dana sebesar itu untuk pembelian dua server, yaitu SIAK dan E-KTP.
Selain anggaran, harus ada pelatihan bagi staf ASN di Disdukcapil untuk memahami pemakaian server itu apalagi server itu harus aktif selama 24 jam. Di sini, akunya, butuh tenaga profesional.
Akuan Kadis Yakobus Banggut.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manggarai, Yakobus Banggut, S.Sos, Selasa pagi, 2 Desember 2025 di ruangan kerjanya menjelaskan, server Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) jebol tersambar karena tengah aktif saat petir datang. Server itu masih terhubung dengan telkomsel dan arus listrik lagipula aktivasinya harus berlangsung tetap selama 24 jam. Tidak bisa dinonaktifkan.
Di Dinasnya, kata Kadis Yakobus, memang ada penangkal petir tetapi itu hanya untuk gedung kantor, sedangkan penangkal untuk server tidak ada. Perbaikan server itu butuh teknisi khusus khususnya pemeliharaannya dan di dinas tidak ada teknisi tetapi harus didatangkan dari Jakarta.
Kadis Yakob menambahkan, harga server itu mencapai Rp170 juta per unit. Butuh waktu lama untuk perbaikan. Yah, memang perlu server baru sembari menunggu perbaikan karena waktu perbaikan tidak pasti dan sayangnya pula anggaran pembelian server baru kendalanya tidak ada. Ini repot pula, sedihnya.
Terpantau, ujar dia, masyarakat yang tidak tahu informasi server SIAK disambar petir ada yang datang hari ini dan kami tidak bisa melayani. Perekaman E-KTP tentu tidak bisa dilakukan karena penginputan data melalui server SIAK. Kami sudah komunikasikan soal ini ke pimpinan dan mengenai batas waktu pengaktifan kembali belum bisa dipastikan. Dimohon masyarakat menanti sampai ada informasi lebih lanjut dari kami, pesannya sembari mengerutkan kening kegalauan.
















