Terima Kasih Tenaga Medis


ilustrasi by nttupdate.com

KUPANG – Di tengah pandemi Covid-19 dukungan dan semangat perlu diberikan kepada para tenaga medis yang berjuang menghadapi wabah virus Corona  alias Covid-19 ini. Salah satunya dilakukan oleh Wany Here Wila, sang istri dari El Asamau pasca mendapatkan kabar baik atas kesembuhan suami tercintanya El Asamau, pasien positif virus Corona pertama di provisni NTT.

Kabar baik yang diumumkan tim Gugus Tugas pencegahan dan penanganan covid-19 Provinsi NTT terkait kesembuhan El Asamau berdasarkan test swab kedua yang hasilnya negatif.

 “Pasien 01 tersebut setelah mengikuti protokol perawatan penatalaksanaan pasien covid-19 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes Kupang akhirnya sembuh,” kata Kadis Kesehatan NTT, Dominggus Mere di Kupang, Jumat (24/4/2020).

Menurut Dominggus, pasien 01 akan dipulangkan ke rumahnya namun selama 14 hari ke depan ia masih mengisolasi diri di rumah agar pihak medis bisa memastikan dan memulihkan kembali kondisinya.

Istri El Asamau, Wany Here Wila ketika dikonfirmasi mengucapkan syukur dan terima kasih atas doa segenap masyarakat yang diberikan kepada suaminya. Ucapan syukur dan terima kasih juga disampaikan kepada tenaga medis dan pemerintah provisni NTT.

“Terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis di RSU Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang yang sudah merawat suami saya dengan baik hingga mengalami kesembuhan,” ucapnya.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Satgas Covid-19 NTT, Wakil Gubernur NTT Joseph Nai Soi, Walikota Kupang Jefry Riwu Kore, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg Retnowati dan Ketua Sinode GMIT Pdt. Dr. Mery Kolimon.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang begitu baik yang selalu mendukung kami, baik dalam doa maupun dukungan moril lainnya. Begitu banyak pesan masuk sebagai tanda dukungan bagi kami. Ada yang bahkan tidak mengenal kami tapi masih sempat memberikan dukungan, maaf tidak sempat balas satu persatu. Terima kasih banyak untuk semuanya,” kata Istri El Asamau kepada wartawan.

Wany mengatakan, keluarga mengucapkan syukur atas mujizat yang Tuhan nyatakan dalam hidup mereka. Ia mengungkapkan, dengan kesembuhan suaminya El Asamau maka status NTT yang sebelumnya merah, kini menjadi hijau kembali.

 “Puji Tuhan tak terhingga dengan diumumkannya hasil swab kakak El kedua maka status NTT yang merah menjadi hijau kembali. K El dinyatakan sembuh dan akan kembali ke rumah secepatnya untuk berkumpul bersama kami keluarga,” katanya penuh syukur.

Wany juga mengucapkan terima kasihnya kepada Ibu Pendeta Amtiran, Ibu Pdt Dina Takalapeta, Pdt Yanse Sofia Bili dan rekan-rekan pendeta lainnya. “Kepada saudara-/i, serta teman-teman yang tidak bisa saya ucapkan satu persatu, terima kasih banyak untuk semua dukungannya,” ujarnya.

 “Tidak lupa juga buat teman-teman kak El, senior, junior purna praja IPDN, melalui pak Lurah Manutapen dan istri yang selalu belanjakan makanan buat kami, terima kasih banyak. Semua kebaikan tidak bisa kami balas tapi kami berdoa biar Tuhan Yesus sumber segala berkat memberkati bapak, mama, saudara/i sekalian,” lanjut Wany.

“Sekali lagi dari lubuk hati kami yang paling dalam, dari keluarga kk El Asamau kami ucapkan terima kasih tak terhingga untuk kebaikan semuanya. Tuhan berkati kita sekalian,” tutup Wany.

Sementara El Asamau mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus karena dirinya dinyatakan sembuh dari virus corona yang sudah menelan ratusan ribu nyawa umat manusia di dunia itu.

“Terima kasih untuk semua doa dan dukungannya. Tuhan baik. Istri, keluarga dekat semua negatif juga, tadi sudah dengar hasil. Tuhan sungguh baik,” kata El Asamau penuh syukur saat dihubungi tribuanapos.net, Jumat (24/4/2020) di RSU Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang.

El Asamau sebelumnya dinyatakan positif terjangkit covid-19 pada tanggal 9 April 2020 setelah tanggal 27 Maret ia menjalani pemeriksaan rapid test di RSU Prof. W.Z Yohanes Kupang.

El sebelumnya pada tanggal 9-11 Maret mengikuti kursus di Jakarta untuk melanjutkan studi S3 di American University.

Tanggal 22 Maret, ia pulang ke Kupang karena kelas kursusnya dialihkan menjadi kelas online pasca pemerintah pusat mengumumkan status darurat virus corona.

Tiba di Kupang, tanggal 27 Maret El berinisiatif datang rapid test di RSU Prof. Dr. W.Z Yohanes Kupang. Hasilnya keluar tanggal 9 April ia dinyatakan positif terjangkit virus corona. El kemudian menjalani perawatan medis di ruang isolasi covid-19 RSU Prof. W.Z Yohanes Kupang sejak tanggal 9 April. *(dm-tp).

Leader Ismail Wolwal

Add comment

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

ADVERTISEMENT

 

UPDATE DESIGN

IKLAN NATAL

FOTO STUDIO – UPDATE DESIGN

UPDATE DESIGN PHOTOGRAPHY

Visitor




Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.