banner 728x250

Gubernur NTT, E. M. Laka Lena Launching NTT Mart di SMAN 2 Langke Rembong, Dorong Warga Tingkatkan Produktivitas Berbagai Kreasi Lokal

rR
banner 120x600
banner 468x60

Ruteng, nttupdate.com. Tepatnya Selasa, 27 Januari 2026, Gubernur NTT, E. M. Laka Lena meluncurkan seremoni NTT Mart di SMAN 2 Langke Rembong. Peluncuran ini bekerjasama dengan kelompok Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) Lembu Nai SMAN 2 Langke Rembong.

Dalam launching itu, Gubernur mendorong kelompok usaha bersama maupun pribadi terus meningkatkan produktivitas berbagai kreasi lokal dan harus bisa bersaing secara nasional dan transnasional.

banner 325x300

Pelbagai kreasi lokal itu, seperti tenunan adat, kopi bubuk berlabel lokal dalam bentuk kemasan atau saset, dan kreasi-kreasi lain yang bisa bersaing dengan dunia pasar internasional.

Gubernur Emanuel mengambil contoh, kopi biji yang dibuat dalam bentuk kemasan harganya sangat mahal ketika dipasarkan ke Jakarta dan luar negeri. Jika dijual dengan biji kering tanpa proses, nilainya kecil karenanya perlu kreasi tambahan dalam bentuk bubuk kemasan.

Bagaimana soal pemasaran produk kreasi lokal itu bisa terjual? Nah, Pemprov NTT membuat terobosan baru yaitu NTT Mart. NTT Mart membantu produsen menyiapkan lokus pasar di setiap kabupaten. NTT Mart akan menampung semua produk dari berbagai kabupaten dan jangan bertanya apabila produksi dari kabupaten lain akan dijual di semua Mart di NTT. Program ini mendorong pemasaran multi produk dan lintas wilayah.

Terkait dengan modal usaha, mantan anggota DPR RI Dapil NTT 2 dari Fraksi Partai Golkar itu, produsen bisa meminjam dana di Bank NTT, Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Bank-bank itu menjadi mitra usaha. “Saya mendorong Bank agar membantu para produsen memperlancar proses produksi dan pemasaran produk,” tekan Gubernur.

Selain kopi dan tenunan termasuk kreasi seni yang lain misalnya pahat dan ukir, Gubernur mendorong agar warga giat menanam tanaman perkebunan, seperti pinang. Di NTT, jelasnya, produktivitas pinang hanya sedikit ketimbang di daerah lain. Provinsi NTT mendatangkan pinang dari luar. Ini juga yang akan kami dorong agar terus dioptimalkan. 

Gubernur menekankan, NTT Mart akan menjadi lokus transaksi ekononi termasuk pinang. Produksi pinang yang berkelimpahan akan menyejahterakan masyarakat. Harus menanam pinang. Pinang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, akunya.

Usai sambutan, Gubernur bersama Bupati Manggarai, Heribertus G.L.Nabit menekan tombol tanda peluncuran bersama Forkopimda lalu diikuti dengan penguntingan pita sekaligus memantau produksi kreasi lokal di NTT Mart itu.

Untuk diketahui, giat ini didukung oleh BNI, Bank Mandiri, BRI dan Bank NTT. Lokusnya di alun-alun sekolah itu. Terkait dengan gedung NTT Mart ini lokasinya berada di kompleks SMAN 2 Langke Rembong. Kendati berada di dalam kompleks sekolah, warga juga bisa berbelanja di situ. Terkait dukungan terhadap kreasi, PNS diminta untuk menyisihkan duitnya Rp100.000/bulan agar berbelanja di NTT Mart. Para guru, TNI, Polri juga kalau bisa berbelanja di situ dan diharapkan wisatawan bisa didorong untuk membeli sovenir sebagai kenang-kenangan ketika mereka kembali ke negara mereka sendiri.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *