Dewan Yos Hasmi tengah membacakan pandangan Fraksi PAN terhadap dua Ranperda Kabupaten Manggarai
Ruteng, nttupdate.com. Pandangan Fraksi PAN DPRD Kabupaten Manggarai terhadap dua naskah akademik Ranperda Kabupaten Manggarai yang diajukan eksekutif tentang rencana pembangunan industri kabupaten dan penyelenggaraan investasi penanaman modal 2025 -2050 dibacakan oleh Pak Yos Hasmi sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai 2025 – 2030 di ruangan sidang utama DPRD Kabupaten Manggarai , Senin, 4 Mei 2026.
PAN sangat mengapresiasi eksekutif dalam menyusun naskah akademik dari dua Ranperda itu. PAN memandang, eksekutif perlu memperhatikan hilirasi komunitas lokal, seperti: kopi, cengkeh, kemiri, kakao, dan tenun ikat.
PAN melihat hasil produksi pertanian dan perkebunan ini masih dijual dalam sistim bahan mentah, maka diperlukan optimalisasi penyuluh pertanian lapangan yang tidak hanya mengurus pupuk tetapi juga bertranformasi menjadi pendampingan industri salah satunya pendampingan pasca panen. Jangan membiarkan penyuluh pertanian berjalan sendiri di masyarakat karena itu infrakstruktur jalan dan infrastruktur industri penting diperhatikan. Perlu juga melumpuhkan prinsip ego sektoral dalam proses pembangunan.
PAN mengharapkan pembangunan industri tidak hanya dilakukan di Kota Ruteng tetapi tersebar di 12 kecamatan sebagai implementasi asas keadilan dan kemerataan.
Hal lain, baca Pak Yos, penting sekali pembuatan lembaga keuangan mikro yang bagus dan matang. Perhatikan pula dana bergulir melalui koperasi.
Selain itu, lanjutnya, mengutamakan tenaga lokal dan melindungi tenaga kerja lokal termasuk meningkatkan tenaga kerja lokal. Tidak boleh hanya melindungi investor. Itu catatan penting, tegasnya.
Peta investasi unggulan perlu dibentuk agar memudahkan proses produksi hasil-hasil potensi lokal Kabupaten Manggarai. Peta investasi juga harus memperhatikan sektor pariwisata.
Perlu sekali, tambahnya, berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi lokal harus memperhatikan pula perlindungan terhadap Usaha Kredit Mikro Kecil termasuk koperasi. Selain itu, adanya keterbukaan terhadap masyarakat terkait investasi industri di Kabupaten Manggarai.
Untuk diketahui, sidang itu dipimpin oleh Wakil Ketua I, Agnes Manet didampingi Ketua DPRD, Paulus Peos. Eksekutif hadir langsung Penjabat Sekda Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos.


















