Ruteng, nttupdate.com. Melamar JPTP atau Kepala Dinas butuh duit. Banyak dokumen yang harus diurus. Duitnya mencapai Rp2000.000,- an. Begitupula melamar sebagai Direktur Perumda Tirta Komodo Ruteng butuh duit sebesar itu. Kalau menyuruh orang buat makalah ditambah ketikan belum lagi buat powerpoint sudah pasti Rp5 jutaan duit keluar. Uang itu buang percuma belum lagi waktu hancur dan energi terkuras bila takdigemesimutin Bupati.
Kalau jadi, uang Rp2 juta dikembalikan selama sebulan karena tunjangan jabatan Kepala Dinas per bulan Rp2 jutaan. Hadiah pensiun 2 tahun dari seharusnya 60 tahun. Stah Ahli yang hanya duduk-duduk melongo di kantor merugikan uang negara Rp7 juta per bulan dari tiga orang. Itu uang tunjangan padahal tidak kerja. Bila dihitung gaji bisa mencapai Rp30 juta uang negara lenyap begitu saja karena jabatan Staf Ahli Bupati itu. Staf Ahli Bupati jabatan penghancur negara di Republik Indonesia.
















