banner 728x250

Kementan Bantu Hand Tractor untuk 35 Gapoktan termasuk 16 Unit Hand Sprayer di Kabupaten Manggarai, Pesan Penjabat Sekda: Alsintan Ini Harus Dijaga

rR
banner 120x600
banner 468x60

Ruteng, nttupdate.com. Selasa, 2 Juni 2026, Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai menyerahkan hand tractor roda dua berjumlah 35 unit kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) termasuk 16 unit handsprayer. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur, S.H., M.Hum melalui Sekretarisnya, Baltasar Damang, S.TP mengatakan, bantuan ini diambil dari anggaran tahun 2026. 

banner 325x300

Terkait bantuan ini tergantung proposal dari Gapoktan. Yang 16 itu sudah mendapat handtractor. 

Kami mengusulkan alsintan kepada Pempus setiap tahun. Kalau combine harvester setelah panen akan dibawakan lagi ke dinas.  

Handtractor itu bisa diurus oleh kelompok tani, sedangkan combine harvester membutuhkan biaya besar.

Bantuan-bantuan lainnya berupa pompa air, power thresher, cultivator, tractor crawlor. Tahun 2026 bantuan untuk power thresher belum pasti.

Pemkab Manggarai pernah mengusulkan excavator mini tetapi tidak dijawab oleh Kementan. Kalau tractor crawlor sudah ada di Distan Manggarai.

Sementara itu, Kabid Alat Mesin Pertanian, Pupuk, Peptisida dan Penanganan Bencana, Ibu Yohana Sinu, S.TP menjelaskan, bantuan alsintan ini tersebar di 11 Kecamatan. Kecamatan Satar Mese Utara tidak ada termasuk hand sprayer. Satar Mese Utara belum disalurkan. 

Untuk diketahui, serah terima alsintan itu dilakukan oleh Penjabat Sekda Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos. 

Penjabat Sekda menitip pesan, batuan ini hanya stimulus saja. Alat yang diserahkan kepada kelompok hari ini untuk dijaga. Alat ini bukan milik pribadi ketua kelompok. Alat ini dimanfaatkan oleh anggota kelompok. Pemerintah memberi bantuan ini untuk seluruh anggota kelompok untuk pribadi saja. 

Jangan terima barang tetapi tidak dimanfaatkan. Duduk baik-baik di dalam kelompok ini. Jangan dibuang dan dilepas begitu saja. Yah, mubazir jadinya.

Tidak disewapakaikan oleh orang di luar anggota kelompok atau di luar wilayah. Mesti dibuat catatan dalam hal memakaikan alat ini. 

Mesti adanya kolaborasi antara PPL, ketua kelompok dan petani. Jangan jadi beban ke dinas. Dapat dimanfaatkan dan tidak diperjualbelikan. 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *