banner 728x250

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gelar Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik 2026, Kadis Aldi Tjangkung: Perpusdes harus Bertransformasi Menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat 

banner 120x600
banner 468x60

Ruteng, nttupdate.com. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai menggelar Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik tingkat Kabupaten Manggarai tahun 2026 di Hotel Ranaka, Kamis, 4 Juni 2026. Giat ini di bawah tema: Perpustakaan Desa dan Kelurahan sebagai Pusat Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat. 

Adapun narasumber dari kegiatan ini, yaitu Paulus K. Vani, S.STP dari Dinas PMD, Bernadus Tube Beding, M.Pd adalah Dosen PBSI Unika St. Paulus Ruteng, dan Ibu Maria Y. A.M.Syamian, S.Sos yang adalah Pustakawan Unika St. Paulus Ruteng. 

banner 325x300

Desa dan Kelurahan yang mengikuti lomba perpustakaan itu, antara lain: Desa Iteng, Desa Longko, Kelurahan Mbaumuku, Desa Meler, Desa Goo Mendo, Desa Golo Cador, Desa Compang Ndehes, Desa Kole, Desa Riung, Desa Poco Likang, Desa Bulan, Desa Gara, Desa Hililintir, Desa Ponggeok, dan Desa Golo Worok. Dari 14 Desa yang mengikuti giat ini sudah memiliki perpustakaan Desa termasuk Kelurahan Mbaumuku.

Tampak hadir dalam giat itu, Ibu Bupati Manggarai, Meldyanti Hagur Nabit. Ibu Meldy saat giat itu memberi motivasi kepada peserta pustakawan Desa/Kelurahan agar mereka bergiat dalam kegiatan literasi dengan maksud masyarakat desa bisa berubah dalam hal literasi. Ruang perpustakaan, pesannya, adalah sumber penyediaan buku sebagai informasi di Desa dan Kelurahan. “Saya meminta agar Pemerintah Desa bersama pustakawan agar mendorong masyarakat Desa, anak muda di Desa untuk mengunjungi perpustakaan Desa/Kelurahan,” pesannya. 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai, Gabriel Posenti Aldi Tjangkung, S.H dalam sambutannya menjelaskan, di era modern saat ini perpustakaan Desa dan Kelurahan bukan hanya sebagai tempat menyimpan buku tetapi sudah bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat yang memberdayakan ekonomi dan mencerdaskan ekonomi bangsa. Untuk itu, perpustakaan Desa dan Kelurahan dituntut untuk mampu memenuhi tuntutan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan informasi. Namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan Desa dan Kelurahan di masyarakat belum optimal sehingga mengakibatkan rendahnya akses masyarakat terhadap sumber informasi. 

Kadis Aldy menambahkan, giat ini merupakan salah satu bentuk strategi pembinaan yang bertujuan mengapresiasi daerah dalam mewujudkan perpustakaan Desa dan Kelurahan yang mampu memberi pelayanan prima, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat serta memicu peningkatan mutu perpustakaan Desa dan Kelurahan terbaik dengan harapan diselenggarakannya perlombaan ini perpustakaan Desa dan Kelurahan bukan hanya untuk mencari juara melainkan dapat meningkatkan kinerja serta memicu kreativitas para pengelola perpustakaan untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan, keragaman layanan dan insensitas pertumbuhan layanan perpustakaan bagi masyarakat perdesaan dan Kelurahan. 

Sosialisasi lomba perpustakaan Desa dan Kelurahan yang dilaksanakan pada hari ini, sambungnya, memberikan pembekalan kepada para Kepala Desa dan Lurah serta pengelola perpustakaan Desa dan Kelurahan guna mempersiapkan diri secara maksimal dalam menyajikan materi-materi video lomba perpustakaan. Jadikan momen ini sebagai ajang evaluasi untuk terus berbenah mewujudkan perpustakaan yang nyaman inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Jadikan perpustakaan Desa di wilayah saudara-saudara sebagai panutan bagi perpustakaan-perpustakaan yang ada di sekitarnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *